NIA melakukan beberapa penggerebekan di Kashmir, menahan kepala seminari Islam, lima lainnya


aa-Cover-3jqopfh861n4vv2rr6a129a9d2-20210711124434.jpeg

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Penggerebekan sedang berlangsung di ibu kota Srinagar dan distrik Anantnag selatan dan barat laut Baramulla

Srinagar: Badan Investigasi Nasional (NIA) telah melakukan penggerebekan di beberapa lokasi di Lembah Kashmir dan menangkap enam orang termasuk kepala sebuah seminari Islam sehubungan dengan dugaan kasus pencucian uang.

Penggerebekan sedang berlangsung di ibu kota Srinagar dan Anantnag selatan dan distrik Baramulla barat laut saat laporan terakhir masuk.

Ini terjadi sehari setelah pemerintah J&K memecat sebelas karyawannya termasuk dua putra kepala Hizbut Tahrir Muhammad Yusuf Shah alias Syed Salahuddin atas tuduhan terlibat dalam kegiatan anti-India. Putra-putra pemimpin Hizbut Tahrir dipecat berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh NIA dalam kasus dugaan pendanaan teror, kata pemerintah.

Sumber NIA mengatakan bahwa tim yang dibantu oleh polisi J&K dan Central Reserve Police Force (CRPF) menggerebek seminari ‘Siraj-ul-Uloom’ di daerah Dalal Mohalla, Nawab Bazaar Srinagar dan menyita beberapa catatan kantor dan laptop dan juga mengambil ketuanya Adnaan Ahmad Nadvi ditahan. Lembaga tersebut dilaporkan berafiliasi dengan sebuah seminari Islam di Uttar Pradesh. Segera penggerebekan dilakukan di desa Pushroo, Sunsooma, dan Achabal di Anantnag dan lima orang yang diidentifikasi sebagai Javaid Ahamad Mir, Umar Bhat, Ovais Ahmad Bhat, Tanveer Ahmad Bhat dan Zeeshan Ameen Malik ditahan.

Penggerebekan juga dilakukan di Baramulla, kata sebuah laporan.

akhir dari